Peran Media Massa Bagi Pemuda
Media massa merupakan salah satu
bentuk kemajuan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi. Pengaruh media
massa berbeda-beda terhadap setiap individu. Hal ini disebabkan karena adanya
perbedaan pola pikir, perbedaan sifat yang berdampak pada pengambilan sikap,
hubungan sosial sehari-hari, dan perbedaan budaya. Perubahan sosial
dimasyarakat berorientasi pada upaya untuk meninggalkan unsur-unsur yang mesti
ditinggalkan, berorientasi pada pembentukan unsur baru, serta berorientasi pada
nilai-nilai yang telah ada pada massa lampau.
Tanpa sadar media massa telah membawa masyarakat masuk kepada pola budaya yang
baru dan mulai menentukan pola pikir serta perilaku masyarakat. Perubahan pola
tingkah laku yang paling terasa ialah dari aspek gaya hidup dan aspek ini
paling kelihatan dalam lingkungan generasi muda. Dampak yang ditimbulkan media
massa beraneka ragam, diantaranya: terjadinya perilaku menyimpang dari
norma-norma sosial dan nilai-nilai budaya yang mana perilaku menyimpang
tersebut dianggap sebagai bagian dari trend masa kini. Dampak lainnya yaitu
kecenderungan makin meningkatnya pola hidup konsumerisme yang menuntut gaya
hidup serba instant serta membuat menurunnya minat belajar dikalangan generasi
muda.
.
PERMASALAH YANG ADA PADA PEMUDA DAN SOLUSINYA
Masa remaja adalah masa di mana remaja dihadapkan pada
berbagai konflik yang terjadi akibat perubahan-perubahan yang ada dalam diri
remaja itu sendiri. Seperti perubahan fisik, emosional, dan sosial mereka, yang
mana perubahan tersebut akan berbenturan dengan adanya pengaruh dari lingkungan
sekitarnya.
Di usia remaja akan banyak masalah dan tekanan yang akan dialami
berkaitan dengan perubahan tersebut. Akhir-akhir ini banyak permasalahan remaja
yang kerap muncul, permasalahan itu menjadi sangat kompleks dan memiliki dampak
yang sangat buruk. Berikut beberapa permasalahan yang sering dihadapi remaja:
1. Adanya cyber bulling
Media sosial yang awalnya menjadi media untuk saling berbagi
informasi justru kini menjadi media berbagi caci maki. Tindakan cyber bullying
dapat dilakukan siapa saja melalui media sosial dan dapat pula dialami siapa
saja, tak terkecuali remaja.
Sebaiknya Anda sebagai orang tua berusaha mengontrol aktivitas
anak di dunia maya, siapa saja yang menjadi teman-temannya dan siapa yang
dikenalnya melalui media sosial. Beri mereka pengetahuan mengenai media sosial
dan bagaimana menggunakan media tersebut secara bijak.
2. Seks bebas
Seks bebas merupakan permasalah remaja yang saat ini banyak
terjadi. Hal ini akibat dari rasa ingin tahu remaja yang sangat besar yang tak
diimbangi pengetahuan, dan mereka mencari informasi terkait seks melalui teman
sebaya atau lewat internet. Sehingga berakibat fatal, justru mereka melakukan
tindakan seks tersebut sebelum waktunya.
Sebaiknya hal ini Anda antisipasi sejak dini. Kenalkan pendidikan
seks sejak dini. Selain itu di sekolah juga harus diajarkan mengenai pendidikan
seks namun masih dalam koridor pengetahuan. Selalu dampingi anak Anda saat
melihat televisi, majalah, atau membuka internet. Sebaiknya remaja bertanya
langsung pada orang tua, guru, atau dokter mengenai seks sehingga tak keliru
dan terjerumus pada seks bebas.
3. Minuman keras, rokok, dan
narkoba
Masalah remaja yang satu ini sangat serius. Adanya sifat remaja
yang mudah terpengaruh, selalu ingin tahu, dan ingin mencoba-coba dapat membawa
dampak buruk bila di dekat mereka terdapat hal negatif seperti rokok, narkoba
dan miras. Jika lingkungan di sekitar mereka demikian bisa jadi akan berimbas
pada remaja tersebut.
Sebaiknya orang tua selalu memberi pengawasan kepada anak
remajanya, bukan berarti 24jam menunggui-nya. Namun Anda dapat bangun
komunikasi yang baik dengan si anak, mejadi sahabat mereka akan mempermudah
Anda memasukkan perlahan-lahan nasehat dan pengertian akan hal yang positif dan
negatif yang ada di sekitar mereka saat mereka terbuka untuk bercerita dengan
Anda.
Potensi-potensi yang terdapat pada generasi muda
Masa depan suatu bangsa terletak ditangan generasi muda, karena merekalah yang
akan membangun dan menggantikan pemimpin bangsa sebelumnya. Pemuda merupakan
generasi yang mempunyai harapan untuk membangun negeri ini, namun dilain sisi
banyak sekali masalah-masalah yang menghadang, apabila tidak ditanggapi dengan
serius maka mengakibatkan kehilangan fungsi sebagai generasi penerus bangsa.
Masalah-masalah itu antara lain ; kekurangan
lapangan pekerjaan, menurunnya jiwa patriotisme, idelaisme dan nasionalisme,
menurunnya produktivitas, kurangnya pengetahuan dan moral dalam kehidupan
sehingga dapat membahayakan sendi-sendi bangsa.
Selain memiliki
permasalahan-permasalahan yang beragam, pemuda juga memiliki banyak potensi
untuk membangun negeri ini, antara lain :
1. Idealisme dan Daya Kritis
Jika dilihat dari aspek sosiologi, pemuda
Indonesia belum mapan dalam tahap ini, pemuda masih bias melihat
kekurangan-kekurangan yang ada dalam tatanan sehingga dapat menimbulkan gagasan
baru. Namun, kiranya sikap ini harus disertai dengan rasa tanggung jawab.
2. Dinamika dan Kreatifitas. Dengan adanya sikap idealisme
dan daya kritis yang kuat, berarti generasi muda dapat menimbulkan kreatifitas
dan dinamika dalam tatanan berupa perubahan, pembaruan, dan menyempurnakan
kekurangan yang ada
3. Keberanian Mengambil Resiko. Dalam upaya pembangunan
pasti akan ada resiko resiko yang akan timbulnya, seperti melesetnya jadwal
pembangunan, terhambat, atau bahkan gagal. Kaum muda dengan kesiapan
pengetahuan, perhitungan dan keterampilan dapat mengatasi hal tersebut dengan
baik dikarenakan, dan juga lebih berani dalam mengambil resiko.
4. Optimis dan Semangat. Optimis dan semangat yang ada
dalam jiwa generasi muda akan menjadi daya pendorong untuk menghasilkan sesatu
yang lebih maju lagi sehingga terbentuknya mental yang kuat yang tidak mudah
patah semangat.
5. Sikap Kemandirian dan Disiplin. Dengan sikap kemandirian
mereka dapat menyadari batas-batas yang wajar dan memiliki tenggang rasa, serta
melaksanakan sesuatu dengan disiplin.
6. Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan.
Keanekaragaman pada pemuda, merupakan cermin keanekaragaman bangsa kita.
Keanekaragaman tersebut merupakan potensi dinamis dan kreatif berdasarkan
semangat sumpah pemuda serta kesamaan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
7. Patriotisme dan Nasionalisme. Dengan sikap patriotism
dan nasionalisme, generasimuda dapat dilibatkan dalam upaya pembelaan dan
mempertahankan Negara.
8. Sikap Kesatria. Sikap kesatria identik dengan sikap
berani, mengabdi pada Negara serta rasa tanggung jawab social yang tinggi.
Sehingga dengan sikap itu para generasi muda dpat menjadi pembela dan penegak
hokum bagi masyarakat dn bangsa.
9. Kemampuan Penguasaan Ilmu dan TeknilogI. Ilmu dan
teknologi saat ini berkembang sangat pesat, dengan ilmu tersebut generasi muda
dapat menerapannya dilingkungan sekitar sebagai transformator dan dinamistator.