Selasa, 01 November 2016

Peran Media Massa Bagi Pemuda
Media massa merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi. Pengaruh media massa berbeda-beda terhadap setiap individu. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan pola pikir, perbedaan sifat yang berdampak pada pengambilan sikap, hubungan sosial sehari-hari, dan perbedaan budaya. Perubahan sosial dimasyarakat berorientasi pada upaya untuk meninggalkan unsur-unsur yang mesti ditinggalkan, berorientasi pada pembentukan unsur baru, serta berorientasi pada nilai-nilai yang telah ada pada massa lampau.
Tanpa sadar media massa telah membawa masyarakat masuk kepada pola budaya yang baru dan mulai menentukan pola pikir serta perilaku masyarakat. Perubahan pola tingkah laku yang paling terasa ialah dari aspek gaya hidup dan aspek ini paling kelihatan dalam lingkungan generasi muda. Dampak yang ditimbulkan media massa beraneka ragam, diantaranya: terjadinya perilaku menyimpang dari norma-norma sosial dan nilai-nilai budaya yang mana perilaku menyimpang tersebut dianggap sebagai bagian dari trend masa kini. Dampak lainnya yaitu kecenderungan makin meningkatnya pola hidup konsumerisme yang menuntut gaya hidup serba instant serta membuat menurunnya minat belajar dikalangan generasi muda.

.






PERMASALAH YANG ADA PADA PEMUDA DAN SOLUSINYA
 Masa remaja adalah masa di mana remaja dihadapkan pada berbagai konflik yang terjadi akibat perubahan-perubahan yang ada dalam diri remaja itu sendiri. Seperti perubahan fisik, emosional, dan sosial mereka, yang mana perubahan tersebut akan berbenturan dengan adanya pengaruh dari lingkungan sekitarnya.
Di usia remaja akan banyak masalah dan tekanan yang akan dialami berkaitan dengan perubahan tersebut. Akhir-akhir ini banyak permasalahan remaja yang kerap muncul, permasalahan itu menjadi sangat kompleks dan memiliki dampak yang sangat buruk. Berikut beberapa permasalahan yang sering dihadapi remaja:
1.       Adanya cyber bulling
Media sosial yang awalnya menjadi media untuk saling berbagi informasi justru kini menjadi media berbagi caci maki. Tindakan cyber bullying dapat dilakukan siapa saja melalui media sosial dan dapat pula dialami siapa saja, tak terkecuali remaja.
Sebaiknya Anda sebagai orang tua berusaha mengontrol aktivitas anak di dunia maya, siapa saja yang menjadi teman-temannya dan siapa yang dikenalnya melalui media sosial. Beri mereka pengetahuan mengenai media sosial dan bagaimana menggunakan media tersebut secara bijak.
2.       Seks bebas
Seks bebas merupakan permasalah remaja yang saat ini banyak terjadi. Hal ini akibat dari rasa ingin tahu remaja yang sangat besar yang tak diimbangi pengetahuan, dan mereka mencari informasi terkait seks melalui teman sebaya atau lewat internet. Sehingga berakibat fatal, justru mereka melakukan tindakan seks tersebut sebelum waktunya.
Sebaiknya hal ini Anda antisipasi sejak dini. Kenalkan pendidikan seks sejak dini. Selain itu di sekolah juga harus diajarkan mengenai pendidikan seks namun masih dalam koridor pengetahuan. Selalu dampingi anak Anda saat melihat televisi, majalah, atau membuka internet. Sebaiknya remaja bertanya langsung pada orang tua, guru, atau dokter mengenai seks sehingga tak keliru dan terjerumus pada seks bebas.
3.       Minuman keras, rokok, dan narkoba
Masalah remaja yang satu ini sangat serius. Adanya sifat remaja yang mudah terpengaruh, selalu ingin tahu, dan ingin mencoba-coba dapat membawa dampak buruk bila di dekat mereka terdapat hal negatif seperti rokok, narkoba dan miras. Jika lingkungan di sekitar mereka demikian bisa jadi akan berimbas pada remaja tersebut.
Sebaiknya orang tua selalu memberi pengawasan kepada anak remajanya, bukan berarti 24jam menunggui-nya. Namun Anda dapat bangun komunikasi yang baik dengan si anak, mejadi sahabat mereka akan mempermudah Anda memasukkan perlahan-lahan nasehat dan pengertian akan hal yang positif dan negatif yang ada di sekitar mereka saat mereka terbuka untuk bercerita dengan Anda.


Potensi-potensi yang terdapat pada generasi muda


       Masa depan suatu bangsa terletak ditangan generasi muda, karena merekalah yang akan membangun dan menggantikan pemimpin bangsa sebelumnya. Pemuda merupakan generasi yang mempunyai harapan untuk membangun negeri ini, namun dilain sisi banyak sekali masalah-masalah yang menghadang, apabila tidak ditanggapi dengan serius maka mengakibatkan kehilangan fungsi sebagai generasi penerus bangsa.
Masalah-masalah itu antara lain ; kekurangan lapangan pekerjaan, menurunnya jiwa patriotisme, idelaisme dan nasionalisme, menurunnya produktivitas, kurangnya pengetahuan dan moral dalam kehidupan sehingga dapat membahayakan sendi-sendi bangsa.
Selain memiliki permasalahan-permasalahan yang beragam, pemuda juga memiliki banyak potensi untuk membangun negeri ini, antara lain :

1.   Idealisme dan Daya Kritis
Jika dilihat dari aspek sosiologi, pemuda Indonesia belum mapan dalam tahap ini, pemuda masih bias melihat kekurangan-kekurangan yang ada dalam tatanan sehingga dapat menimbulkan gagasan baru. Namun, kiranya sikap ini harus disertai dengan rasa tanggung jawab.
2.   Dinamika dan Kreatifitas. Dengan adanya sikap idealisme dan daya kritis yang kuat, berarti generasi muda dapat menimbulkan kreatifitas dan dinamika dalam tatanan berupa perubahan, pembaruan, dan menyempurnakan kekurangan yang ada
3.   Keberanian Mengambil Resiko. Dalam upaya pembangunan pasti akan ada resiko resiko yang akan timbulnya, seperti melesetnya jadwal pembangunan, terhambat, atau bahkan gagal. Kaum muda dengan kesiapan pengetahuan, perhitungan dan keterampilan dapat mengatasi hal tersebut dengan baik dikarenakan, dan juga lebih berani dalam mengambil resiko.
4.   Optimis dan Semangat. Optimis dan semangat yang ada dalam jiwa generasi muda akan menjadi daya pendorong untuk menghasilkan sesatu yang lebih maju lagi sehingga terbentuknya mental yang kuat yang tidak mudah patah semangat.
5.   Sikap Kemandirian dan Disiplin. Dengan sikap kemandirian mereka dapat menyadari batas-batas yang wajar dan memiliki tenggang rasa, serta melaksanakan sesuatu dengan disiplin.
6.   Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan. Keanekaragaman pada pemuda, merupakan cermin keanekaragaman bangsa kita. Keanekaragaman tersebut merupakan potensi dinamis dan kreatif berdasarkan semangat sumpah pemuda serta kesamaan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
7.   Patriotisme dan Nasionalisme. Dengan sikap patriotism dan nasionalisme, generasimuda dapat dilibatkan dalam upaya pembelaan dan mempertahankan Negara.
8.   Sikap Kesatria. Sikap kesatria identik dengan sikap berani, mengabdi pada Negara serta rasa tanggung jawab social yang tinggi. Sehingga dengan sikap itu para generasi muda dpat menjadi pembela dan penegak hokum bagi masyarakat dn bangsa.
9.   Kemampuan Penguasaan Ilmu dan TeknilogI. Ilmu dan teknologi saat ini berkembang sangat pesat, dengan ilmu tersebut generasi muda dapat menerapannya dilingkungan sekitar sebagai transformator dan dinamistator.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar